Rabu, 11 Juli 2012

Kuliner: Menikmati Ledakan Baso Rudal khas Kencana

Kalian semua pasti sudah tidak asing lagi dengan kuliner yang satu ini. Dengan mendengar namanya saja, kita pasti sudah membayangkan bagaimana ukuran basonya yang super besar, namun jangan bayangkan anda sedang neurey baso tersebut dengan sekali huap, karena eh karena itu tindakan yang sangat terlalu, mun ceuk Bang Haji mah. Jika anda lewat kawasan ruko yang dipintu satu, maka rada di pengkolken heula ka jero maka anda akan menemukan kedai baso rudal Kang Dasman. Baso rudal Kang Dasman menawarkan baso rudal dengan berbagai ukuran sesuai tingkatan level. Mulai dari level 3, level 5, dan yang paling besar adalah level 10. Level 3 sendiri memiliki ukuran sebesar bola mata, level 5 memiliki ukuran sebesar bola futsal, dan level 10 yang berukuran kira - kira sebesar bola salju yang pasti bikin kenyang beuteung anda dan sesudah makan baso rudal level 10 ini di jamin bikin pusing kepala lantaran mikiran harga yang harus di bayar yang terbilang menguras dompet dan kaduhung mesen nu level 10.

Untuk masalah pemasok daging sapi sebagai bahan utama baso rudal nya, iya selalu membeli daging langsung dari Rumah Pemotongan Hewan di Bandung, selain lebih murah, kualitas daging pun lebih bagus. Namun jika harga daging di pasaran sedang melambung tinggi, maka daging yang di pesan lebih sedikit dari biasanya dan untuk mendapat penghasilan tambahan, selain dagang baso rudal, Kang Dasman ini ternyata suka dagang kadal, sendal, dan bahkan lalay untuk penghasilan tambahan.

Selain menu baso level 10 yang sangat badag, anda juga harus mencicipi menu terbaru yaitu menu baso rusia, yang kepanjangannya nyaeta "baso rudal kumaha sia", maksudna kumaha sia rek di dahar rek heuteu ge!. Ketika di tanya apa yang membdekan rudal rusia ini "Ah tidak ada bedanyah, cuman namanya aja yang beda" kata Kang Dasman kaya yang serieus ngomongnyah. Lalu ada juga menu andalan baru lainnya yaitu baso rudal ngakak. Jika anda memesan menu ini anda pasti akan ngabarakat nepi ka pipi peot dan urat pipi kabetot, sabab jika anda memesan menu ini, anda akan di suguhan film kabayan dan nyi iteung, namun jika anda masih tidak ngabarakatak juga maka akan di beri suguhan bobodoran si cepot.

Mba Susi (Asisten Kang Nana) yang sedang menikmati ledakan dari baso rudal khas Kencana. Ketika baso digigit akan terasa kenikmatan rasa dan dalam waktu hitungan mundur dari 10 detik anda harus waspada sabab baso rudalnya suka ngabeledug. Maka untuk menyantap baso rudal ini anda harus menyewa jasa penjinak bom setempat.



Minggu, 08 Juli 2012

PERSIB: Along Sang Pembakar Semangat Persib

Ada yang berbeda dengan Persib di putaran kedua Liga Super Indonesia 2011/2012. Dengan hasrat bangkit dari keterpurukan, managemen pun mendatangkan beberapa pemain anyar untuk menghuni squad Maung Bandung di putaran kedua ini salah satunya mendatangkan pemain asing asal Singapura Noah Alam Syah atau yang sering digeroan Along. Dengan segala pengalamannya dan usia yang semakin matang Along pun langsung di jait lantaran bisi asak teuing, der ke teh tutung. Along datang ke Bandung dengan membawa misi khusus yaitu membangkitkan semangat bertanding Persib yang lagi galau, bukan hanya janji palsu yang sering dinyanyikan oleh Mas Didi Kempot, ataupun janji manismu yang jadi andalan penyanyi Terry, tapi janjinya bener - bener janji.
Pemain yang pernah membawa Singo Edan menjadi kampiun Liga Super ini pun optimis musim depan iya akan membawa Persib sebagai juara. Banyak yang bertanya - tanya mengenai kepindahan Along ke Persib, Nampaknya faktor uang bukan menjadi alasan utama Along memperkuat Maung Bandung "Dulu saya pernah membawa Singo Edan menjuarai liga, kini saya akan membawa Maung Bandung menjuarai liga. Nya padah sarua sasatoan nu aya dulur keneh jeung ucing, mun Beruang Madu euweuh dulur - dulur acan jeung sajenis ucing, komo deui Naga Mekes" tutur Along yang kedapatan sedang maraban maung di Kebon Binatang Bandung. Sikap yang dilakukan Along di lapangan sangatlah patut di contoh oleh punggawa Persib lainnya,. Sebagai pemain depan iya rela menjemput bola dari lini tengah, selain ketika sedang di rumah iya sering menjemput anknya sekolah, sungguh sikap yang memang patut di contoh.

Kita pasti ingat ketika Along mencetak gol, kemudian berlari ke bench Persib dan mengajak pemain lain untuk ikut merayakan gol, sungguh sangat mengharukan. Itu dilakukan Along agar pemain yang tidak cetak gol dan pemain cadangan yang di peuyeum terus tepi ka haseum di bench bisa ikut terbawa suasana. Hal inilah yang harus dilakukan Persib, selain itu Along juga berharap pemain lain, khususnya pemain muda tong di peuyeum wae bilih asak teuing mah sok teu ngenah, harusnya pelatih terus mangasah talenta muda Persib ameh seukeut kawas huntu maung.

Selepas liga usai Along akan meninggalkan Persib untuk sementara, sabab rek mudik ke kampungnya di Singaparna, Tasikmalaya. Di sana nantinya Along akan bermain membela timnya dulu di Singaparna sekaligus mengasah keterampilannya bermain bola.


Along yang tengah mengeluarkan kekutan supernya untuk membakar semangat punggawa Persib agar lebih baik lagi

Jumat, 06 Juli 2012

Sejarah: Mengulas Asal Mula Rancaekek

Kali ini kami akan mengulas mengenai asal - usul terbentuknya Rancaekek. Rancaekek terdiri dari dua kata yang di satukan yaitu ranca dan ekek, ranca berarti rawa, sedangkan ekek berarti sejenis burung (betet) mun teu salah mah, da saya ge apal ceuk kamus basa sunda. Belum tahu persis kapan daerah Rancaekek terbentuk, sabab setelah tim redaksi kami ngubak - ngubek google paling ge ngan aya berita tentang banjir, geng motor, atawa nu ngajual imah di Rancaekek. Untuk itu kami telah mewawancarai seseorang narasumber yang sudah menjadi saksi hidup mengenai terbentuknya Rancaekek ini yaitu si Euceu (73)"naon siah? aing mah gelo teu apal nanaon, geus nyaho aing mah nu gelo lain sejarahwan" ceuk si euceu bari sesentak teu puguh kawas nu gelo, tim redaksi kami yang mewawancarai si euceu pun langsung lumpat bari lieur padah ngambu awak si euceu nu bau haseum, teuing geus sabaraha taun teu mandi.

Untuk mencari tahu kapan Rancaekek mulai terbentuk dan bagaimana kehidupan sebelumnya di Rancaekek, tim peneliti LIPI yang bertugas untuk meneliti pun turun ke lapangan untuk meneliti struktur taneuh sawah yang memang banyak di temukan di daerah Rancaekek. Berdasarkan hasil penelitian, daerah Rancaekek ini sudah ada sejak jaman Walanda, jadi dulunya daerah Rancaekek ini hanya hamparan sawah saja. Tim peneliti LIPI angkat bicara mengenai penelitian mereka "ceuk saya mah ti zaman walanda daerah Rancaekek teh di jadikeun pusat persawahan, hal ini di buktikan dengan banyaknya beurit sawah yang sekarang sok asup ke rumah warga dan suka ngacak wadah runtah di dapur" menurut Ir Apo Sudrajat yang telah bau tanah sabab awaknya bobolokot ku taneuh sawah setelah meneliti tanah sawah di sisi rel anu rek ka walini. Lalu kapan daerah Bumi Rancaekek Kencana berdiri? Perumahan nu katanya terluas se Asia Tenggara ini di perkirakan di bangun pada awal tahun 90an, menurut seorang warga kencana Sutadji(58)"yah kira - kira thun 90an kang, saya ga tau persisnya tahun berapa". tutur Sutadji kawas yang heeh

Selain itu, di temukannya candi bojong menje pada agustus 2002 di Kelurahan Cangkuang, Kecamatan Rancaekek menjadi bukti penting asal mula terjadi kehidupan di Rancaekek. Dugaan awal Candi Bojong Menje merupakan peninggalan dari abad ke 7. Namun lantaran proses penggalian candi masih belum beres, maka warga pun menamai candi ini dengan berbagai nama, seperti Candi Gali, Candi Perhatikeun, Candi Urus, bahkan ada yang menamainya Candi modalan ku pamarentah. Belum rampungnya penggalian ini lantaran para peneliti yang menyimpulkan bahwa candi tersebut bisa saja sangat besar dan perlu modal gede untuk bisa menggalinya dan sabab candi teresbut terletak di bawah komplek pemakaman warga sekitar. Sehingga membuat protes para mayit yang sudah pewe di dalam kuburan, apabila proses ngagali ini terus di lanjutkan. Nampaknya para mayit pun di beri dukungan dari pelantun lagu "mayit juga manusia", nyaeta Candil.


Ir Apo Sudrajat yang tersungkur di persawaahan akibat malaweng saat sedang meneliti di lokasi. Hal inilah yang membuat Ir Apo Sudrajat awakna bobolokot ku leutak.

Candil yang sedang memberi dukungan untuk para mayit penghuni kuburan di sekitar daerah Candi Bojong Menje dengan cara menyanyi lagu "mayit juga manusiaaaaaaaa"